Recent Blog post



Acuan Tema Bulan November 2015
Pahlawan Nasional Panglima Besar Jenderal Soedirman Kebangganku

     I.     LANDASAN UMUM
a.       Berdasarkan QS Surat Al-Hujurat (49) Ayat 13 :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” 
b.      Asmaul Husna       : Al ‘Azizu/  (Allah Maha Mulia)
c.       Pembiasaan Sikap : Suka Menolong
d.      Hadist                   : Sesama Muslim Adalah Saudara(H.R. Bukhari dan Muslim)
الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ
“Seorang Muslim adalah saudara bagi muslim yang lain.”

  II.     PENGETAHUAN UMUM
Perjalanan berdirinya sebuah negara atau bangsa tidak terlepas dari jerih payah dan usaha-usaha para pahlawan-pahlawannya untuk memperjuangkan kemerdekaan dan pembangunan dari belenggu bangsa penjajah yang sempat berkuasa pada zaman kolonial dahulu. Indonesia memiliki sejarah yang sangat penting dan besar dalam perjalanannya sehingga terbentuk suatu negara republik yang merdeka. Dari perjalanan sejarah penting tersebut, setidaknya Indonesia memiliki para pahlawan yang cukup banyak berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaannya hingga pembangunannya sekarang ini.
Panglima besar jendral Soedirman merupakan salah satu tokoh pahlawan nasional yang sangat berjasa bagi bangsa Indonesia, sehingga dapat dikatagorikan sebagai tokoh yang memiliki nama besar. Namun demikian bukan bearti berasal dari keturunan orang besar, tetapi  justru ia berasal dari rakyat kecil. Dengan latar belakangnya beliau memiliki sifat yang  sangat sederhana, agamis dan pemberani dalam mengusir para penjajah. Sifat-sifat panglima besar jendral soedirman mutlak harus diterapkan oleh kalangan muda Indonesia. Penerapan sifat-sifat pangser jendral soedirman  tidak timbul dengan sendirinya, tetapi muncul secara bertahap pada diri seseorang, yaitu dengan seringnya berperilaku terpuji yang diketahuinya dan kemudian bisa di aplikasikan kepada kehidupannya sehari-hari.
 
F.     DAFTAR PUSTAKA


G.    PENANGGUNG JAWAB ACUAN TEMA
a.       Sri Ngaeni, S.PdI
b.      Heni Kustioningsih, S.PdAUD



Acuan Tema November 2015

By : paud istiqomah sambas Purbalingga
Tuesday, 3 November 2015
0


Acuan Tema Bulan Oktober 2015
Ka’bah Kiblat Umat Muslim Sedunia

       I.            LANDASAN UMUM
1.      Berdasarkan Al-Qur’an Surat Ali ‘Imran ayat 96-97:
96. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia[214].
97. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim[215]; Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, Yaitu (bagi) orang yang sanggup Mengadakan perjalanan ke Baitullah[216]. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
2.                  Surat Al Hajj ayat 37:
37. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
3     Asmaul Husna              : Al-Muhaimin/ (Yang Maha Memelihara)
4.    Pembiasaan sikap          : Hemat
5.    Hadist                           : Keutamaan Shalat berjama’ah (H.R Bukhari & Muslim)
صَلاَةُ الْجَمَاعَة أفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً
Sholaatul jamaa’ti afdholu min sholaatil-fadzzi bisab’in wa ‘isyriina darojatan
“Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak 27 kali lipat.”




    II.            PENGETAHUAN UMUM
Pada dasarnya bayi yang baru lahir telah di islamkan oleh Allah semenjak ia akan dilahirkan di Dunia, perkara nanti dia tetap islam atau menjadi kafir itu tergantung orang tua yang mendidiknya dan manusia itu sendiri yang memutuskan.
Dalam agama islam, terdapat lima pilar yang menciri khaskan seorang muslim. Pilar ini disebut sebagai Rukun islam. Rukun Islam menjadi pedoman umum seorang muslim dalam beribadah kepada Allah. Rukun
VIII.            DAFTAR PUSTAKA
-          http://protonicatv.blogspot.com/2012/04/asmaul-husna-arabic-file-jpg.html
-          Belajar Manasik Haji untuk Anak, 2007. Penerbit PT WAHYU MEDIA
-          Kumpulan Acuan Tema Paud Istiqomah Sambas Purbalingga
-          http://www.radiorodja.com/keutamaan-shalat-berjamaah-bab-191-kitab-riyadhush-shalihin-tpp-kewajiban-shalat-berjamaah-di-masjid-bagi-laki-laki-syaikh-prof-dr-abdur-razzaq-bin-abdil-muhsin-al-badr/
-          http://islamqa.info/id/41957

 IX.            PENANGGUNG JAWAB ACUAN TEMA
a.    Amalianti Amrulloh, S.Pd
b.    Dyah Kartikawati, S.Pd
c.    Partimah, S.Pt








 

Acuan Tema Bulan September Putaran ke-2

By : paud istiqomah sambas Purbalingga
Thursday, 1 October 2015
0

Acuan Tema Bulan September 2015
TEMPE, MAKANAN BERPROTEIN RIZKI DARI ALLAH SWT.

     I.     LANDASAN UMUM
a.       Berdasarkan QS An Naml Ayat 60
 Artinya :  Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran). [QS. An-Naml 60].
Asmaul Husna       : Al Mu'minu     (Allah Maha Melimpahkan Keamanan)
b.      Pembiasaan Sikap : Sabar
c.       Hadist                   : Minum Sambil Duduk
لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا
“Sungguh janganlah salah seorang dari kamu minum sambil berdiri.” (Imam Muslim)

  II.     PENGETAHUAN UMUM
    Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50% dari konsumsi kedelai Indonesia dilakukan dalam bentuk tempe, 40% tahu, dan 10% dalam bentuk produk lain (seperti tauco, kecap, dan lain-lain). Selain di Indonesia, tempe juga di kenal oleh masyarakat Eropa melalui orang-orang Belanda. Pada tahun 1984 sudah tercatat 18 perusahaan tempe di Eropa, 53 di Amerika, dan 8 di Jepang. Di beberapa negara lain, seperti Republik Rakyat Tiongkok, India, Taiwan, Sri Lanka, Kanada, Australia, Amerika Latin, dan Afrika, tempe sudah mulai dikenal di kalangan terbatas.
Tempe adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia. Di tanah air, tempe sudah lama dikenal selama berabad-abad silam. Makanan ini diproduksi dan dikonsumsi secara turun temurun, khususnya di daerah Jawa Tengan dan sekitarnya. Kata “tempe” diduga berasal dari bahasa Jawa Kuno. Pada masyarakat Jawa Kuno terdapat makanan berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut tumpi. Makanan bernama tumpi tersebut terlihat memiliki kesamaan dengan tempe segar yang juga berwarna putih. Boleh jadi, ini menjadi asal usul dari nama kata “tempe” berasal.


H.    DAFTAR PUSTAKA


I.       PENANGGUNG JAWAB ACUAN TEMA
a.       Sakti Dian Kumalasari, S.Pd
b.      Lazmi Indah Satriani, S.Pd
c.       Novita Ambaryani, S.Pd




ACUAN TEMA BULAN SEPTEMBER 2015

By : paud istiqomah sambas Purbalingga
Thursday, 3 September 2015
0

- Copyright © Paud Istiqomah Sambas - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -