Recent Blog post
Al-Qur’an Surat At-Thaahaa (20) Ayat 81
[20:81] Makanlah di antara rezeki yang baik
yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang
menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka
sesungguhnya binasalah ia.
I.
PENGETAHUAN
UMUM
Allah menciptakan tubuh kita dengan
fungsinya masing-masing. Satu dengan yang lain bekerja sama dengan harmonis,
salah satunya adalah rangkaian organ tubuh yang berfungsi untuk mencerna
makanan. Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan melewati suatu proses,
yaitu proses “cerna”. Zat-zat makanan akan diolah terlebih dulu di dalam alat
pencernaan, baru kemudian diserap oleh tubuh kita.
a.
Pengertian
Alat pencernaan
adalah organ tubuh kita yang berfungsi
mengurai makanan menjadi komponen sederhana kemudian menyerap nutrisi yang diperlukan
tubuh dan membuang sisa olahan makanan yang tidak diperlukan.b. Organ Pencernaan
1. Mulut
2. Kerongkongan
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Anus
| Sumber : www.mwardi.blogspot.com |
Juli 2013 (Alhamdulillah, AKu Punya pencernaan Karunia Allah S.W.T)
- Kamis, 13 Juni 2013 : Lomba PAUD Berprestasi
- Sabtu, 15 Juni 2013 : AKHIRUSANAH (pentas seni dan pelepasan TK B)
- Sabtu, 22 Juni 2013 : Pembagian Progress Report
- dan Ijazah (TK B)
- Ahad, 23 Juni 2013 : MILAD LPIS (semua anak berangkat)
- Kamis, 27 Juni 2013 : Konsultasi Psikologi orang tua dan anak (Siswa baru)
- Sabtu, 29 Juni 2013 : Observasi Orang Tua (siswa baru)
- Parenting Education (orang tua siswa baru, siswa lama yang orang tuanya belum ikut, ikut parenting yang sekarang)
- Senin, 15 Juli 2013 : Masuk awal sekolah Tahun Ajaran Baru
AGENDA PAUD AKHIR TAHUN PELAJARAN 2012/2013
PUSAT PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI ISTIQOMAH SAMBAS, menerima pendaftaran Peserta didik Baru tahun pelajaran 2012/2013 untuk jenjang Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 19 Maret 2012.
FORMULIR PENDAFTARAN bisa di ambil di PAUD Istiqomah Sambas. Jl. AW. Soemarmo no. 52A Purbalingga.
FORMULIR PENDAFTARAN bisa di ambil di PAUD Istiqomah Sambas. Jl. AW. Soemarmo no. 52A Purbalingga.
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
Pendidikan karakter kini memang menjadi isu utama pendidikan, selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Di lingkungan Kemdiknas sendiri, pendidikan karakter menjadi fokus pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang dibinannya. Tidak kecuali di pendidikan tinggi, pendidikan karakter pun mendapatkan perhatian yang cukup besar, kemarin (1/06) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan Rembuk Nasioanal dengan tema “ Membangun Karakter Bangsa dengan Berwawasan Kebangsaan”. Acara yang digelar di Balai Pertemuan UPI ini, dibidani oleh Pusat Kajian Nasional Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan UPI. Selain Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof.dr.Fasli Jalal, Ph.D, hadir pula menjadi pembicara seperti Prof.Dr.Mahfud,MD,SH, SU. Prof.Dr.Jimly Asshiddiqie, SH. Prof.Dr.Djohermansyah Djohan, M.A. Prof.Dr.H.Sunaryo Kartadinata,M.Pd. Prof.Dr.H.Dadan Wildan, M.Hum dan Drs. Yadi Ruyadi, M.si. Wamendiknas dalam acara ini mengungkapkan arti penting pendidikan karakter bagi bangsa dan negara, beliau pun menjelaskan bahwa pendidikan karakter sangat erat dan dilatar belakangi oleh keinginan mewujudkan konsensus nasional yang berparadigma Pancasila dan UUD 1945. Konsensus tersebut selanjutnya diperjelas melalui UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi “ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab.” Dari bunyi pasal tersebut, Wamendiknas mengungkapkan bahwa telah terdapat 5 dari 8 potensi peserta didik yang implementasinya sangat lekat dengan tujuan pembentukan pendidikan karakter. Kelekatan inilah yang menjadi dasar hukum begitu pentingnya pelaksanaan pendidikan karakter. Wamendiknas pun mengatakan bahwa, pada dasarnya pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Ilahi, yang kemudian membentuk jati diri dan prilaku. Dalam prosesnya sendiri fitrah Ilahi ini dangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan prilaku. Oleh karena itu Wamendiknas mengatakan bahwasanya sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting. Wamendiknas menganjurkan agar setiap sekolah dan seluruh lembaga pendidikan memiliki school culture , dimana setiap sekolah memilih pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk. Lebih lanjut Wamendiknas pun berpesan, agar para pemimpin dan pendidik lembaga pendidikan tersebut dapat mampu memberikan suri teladan mengenai karakter tersebut. Wamendiknas juga mengatakan bahwa hendaknya pendidikan karakter ini tidak dijadikan kurikulum yang baku, melainkan dibiasakan melalui proses pembelajaran. Selain itu mengenai sarana-prasaran, pendidikan karakter ini tidak memiliki sarana-prasarana yang istimewa, karena yang diperlukan adalah proses penyadaran dan pembiasaan. Prihal pengembangannya sendiri, Wamendiknas melihat bahwa kearifan lokal dan pendidikan di pesantern dapat dijadikan bahan rujukan mengenai pengembangan pendidikan karakter, mengingat ruang lingkup pendidikan karakter sendiri ssangatlah luas. Sehari sebelum acara yang digelar di UPI ini ( 31/05), di Ruang Rapat Komisi X, DPR-RI, diadakan Rapat Kerja yang membahas pendidikan karakter. Hadir dirapat tersebut selain 25 anggota fraksi, adalah Menkokesra, Mendiknas, Menag, Menbudpar, Menpora, Wamendiknas, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, serta para pejabat eselon 1 kementerian terkait. Dalam Rapat Kerja tersebut dibahas mengenai kesiapan masing-masing kementerian mengenai pendidikan karakter tersebut. Menkokesra sebagai koordinator perumus pendidikan karakter ini menyebutkan bahwa setiap kementerian yang terikat memiliki program-program berencana mengenai pendidikan karakter yang nantinya diajukan sebagai bahan untuk mengagas lahirnya Keppres mengenai pendidikan karakter. Menkokesra pun menyebutkan bahwa nantinya pendidikan karakter ini akan dijadikan aksi bersama dalam pelaksanaannya.Para anggota fraksi pun melihat pendidikan karakter ini sangat penting dalam membentuk akhlak dan paradigma masyarakat Indonesia. Semoga pendidikan karakter ini tidak hanya menjadi proses pencarian watak bangsa saja, melainkan sebagai corong utama titik balik kesuksesan peradaban bangsa. http://www.dikti.go.id |
Pendidikan Karakter Sebagai Pondasi Kesuksesan Peradaban Bangsa.
Assalamu'alaikum wr wb,
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan nikmat-Nya
Dengan ini kami mengharap kehadiran Bapak/Ibu/Orang Tua/Wali peserta didik beserta putra / putrinya pada kegiatan Observasi Kematangan Usia Belajar dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Hari/tanggal : Kamis, 23 Juni 2011
Pukul : 08.00-12.00 WIB
Kegiatan : Motorik kasar, Motorik halus dan Kognisi
2. Hari/tanggal : Jum’at, 24 Juni 2011
Pukul : 08.00-11.00 WIB
Kegiatan : Pengenalan sentra
3. Hari/ tanggal : Sabtu, 25 Juni 2011
Pukul : 08.00-1200 WIB
Kegiatan : Pemeriksaan Kesehatan, Psikologis dan Wawancara
Keterangan : Semua Kegiatan dilaksanakan di PAUD Istiqomah Sambas
Jl. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga
Demikian, atas kerjasama dan kehadirannya kami ucapkan banyak terima kasih.




